Jesse Livermore Biography

Lahir di Acton, Massachusetts, Jesse Livermore memulai karir marketnya pada usia lima belas. Dia pergi jauh dari rumah dengan doa ibunya untuk melepaskan diri dari sebuah kehidupan petani, ayahnya juga menginginkan dia agar menjadi orang yang sukses. Ia kemudian mulai karirnya dengan harga saham di Paine Webber broker di Boston.

Sambil bekerja, maka ia menulis beberapa peramalan tentang masa depan harga pasar, yang akan dicek ketepatanya setelahnya. Seorang teman yakin dia meletakkan uang pertama di pasar uang dengan membuat taruhan di bucket shop, jenis perjudian yang mengambil pendirian taruhan pada harga saham, tetapi tidak benar-benar membeli atau menjual saham (seperti option mungkin)

Pada usia lima belas, dia mempunyai keuntungan lebih dari $ 1000 (yang sekarang bernilai $ 20.000). Dalam beberapa tahun berikutnya, lanjut dia taruhan di bucket shop. Dia akhirnya diblokir dari bucket shop karena menang terlalu banyak uang dari mereka. Dia kemudian pindah ke New York City dan dikhususkan kepada tenaga sah terhadap perdagangan di pasar. Perubahan ini akan membawa dia untuk merancang sebuah peraturan baru yang mengatur perdagangan ke pasar.

Beberapa waktu, Livermore memperoleh dan kehilangan beberapa multi-juta dolar. dia mendapat $ 3 juta dan $ 100 juta setelah 1907 dan 1929 crash pasar (karena ini dia mendapat julukan "the boy plunger", "the great bear of wall street". setelah itu dia banyak merugi. Terlepas dari keberhasilan sebagai spekulan sekuritas, Filosofi kiri Livermore tentang perdagangan sekuritas emphasizes increasing the size of one's position as it goes in the right direction and cutting losses quickly.

Livermore terkadang tidak mengikuti aturan ketat sendiri. Dia menyatakan bahwa kurangnya kepatuhan peraturan sendiri merupakan alasan utama atas kerugian setelah keberuntunganya pada tahun 1907 dan 1929.

The popular book Reminiscences of a Stock Operator, by Edwin Lefevre, reflects many of those lessons. Livermore himself wrote a less widely read book, "How to trade in stocks; the Livermore formula for combining time element and price". It was published in 1940, the same year he committed suicide. It was later revealed by Livermore that he had actually penned the book Reminiscences of a Stock Operator, and that LeFevre had acted as the editor and coach.[citation needed] There is some speculation that this partnership between the two men was not their first collaboration. Since LeFevre was a writer and journalist, it is thought that he was one of the friendly newspapermen that Livermore employed for both information and planted articles

0 komentar: